EDUKASI LITERASI DIGITAL DENGAN GAMIFIKASI ULAR TANGGA INTERNET SEHAT PADA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR 7
DOI:
https://doi.org/10.21009/Abditek.042.03Keywords:
Gamifikasi, Internet Sehat, Kampus Mengajar, Literasi Digital, Ular TanggaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa SMP melalui pendekatan gamifikasi dengan media Ular Tangga Internet Sehat. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Turikale dalam rangka Program Kampus Mengajar 7 dengan melibatkan 30 siswa kelas VII dan VIII yang dibagi menjadi enam kelompok. Proses pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan refleksi, dengan siswa bermain secara berkelompok untuk menjawab pertanyaan seputar etika berinternet, privasi, keamanan data, dan penggunaan internet sehat. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dan respon positif siswa, di mana 67% kelompok menyatakan sangat senang, 17% senang, dan 16% cukup senang. Selain itu, siswa mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan memberi contoh nyata terkait literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa gamifikasi efektif sebagai media edukasi literasi digital, sekaligus menjadi solusi pembelajaran kreatif yang menyenangkan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abdillah SAS, Amra Ariyani, Fyan Andinasari Kuen, Mitha Mayestika Kuen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.






