Penguatan Kompetensi dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Pengolahan Air Wudhu Menjadi Air Siap Minum untuk Keberlanjutan Masjid di Jakarta Utara
DOI:
https://doi.org/10.21009/Abditek.052.02Keywords:
Air Siap Minum, Air Wudhu, Keberlanjutan Masjid, Kompetensi, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Kebutuhan air bersih di wilayah perkotaan semakin meningkat seiring dengan laju urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang pesat. Masjid sebagai pusat aktivitas umat Islam menghasilkan volume air wudhu yang besar setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kompetensi dalam pengelolaan air, khususnya dengan memanfaatkan air wudhu menjadi air siap minum, sehingga mendukung keberlanjutan fungsi masjid di kawasan perkotaan. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, perancangan teknologi pengolahan air berbasis filtrasi multistage (pasir manganese, karbon aktif, resin, filter cartridge spun, granular active carbon (GAC), membrane RO, dan post carbon), serta pelatihan teknis kepada masyarakat, serta evaluasi keberhasilan melalui peningkatan kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi masyarakat sebesar 73% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, serta kualitas air hasil olahan memenuhi standar air minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 2 Tahun 2023. Temuan ini menegaskan bahwa program penguatan kompetensi berbasis teknologi pengolahan air mampu mendukung konsep fungsi masijd sebagai pusat pembangunan manusia, serta memperkuat keberlanjutan lingkungan di wilayah Jakarta Utara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Imam Arif Rahardjo, Imam Mahir, Massus Subekti, Rahmat Nur Hidayat, Ahmad Hambali, Sakirah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.






