Penerapan Smart Control Berbasis Iot untuk Pengendalian Hama pada Kelompok Tani Palawad, Desa Kronjo, Kabupaten Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.21009/abditek.052.01Keywords:
IoT, Smart Farming, Pets Control, Food Securty, Sustaniable AgricultureAbstract
Ketahanan pangan menjadi isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan, namun tantangan utama di sektor pertanian adalah serangan hama yang menyebabkan kerugian signifikan. Kelompok Tani Palawad di Desa Kronjo, Kabupaten Tangerang, menghadapi persoalan serius berupa serangan hama tikus yang menurunkan hasil panen hingga 25–30% setiap musim. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani melalui penerapan sistem Smart Control berbasis Internet of Things (IoT) sebagai teknologi tepat guna untuk pengendalian hama. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan literasi teknologi, penerapan alat di lahan percontohan, pendampingan, serta evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi teknologi pada lebih dari 80% petani, berkurangnya serangan hama hingga 30%, serta peningkatan hasil panen minimal 10% dalam satu musim tanam. Program ini diharapkan dapat menjadi model pertanian cerdas berbasis teknologi yang berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan lokal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Vina Oktaviani, Basso Maruddani, ZE. Ferdi Fauzan Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.






