Penerapan Sistem Deteksi Angin Puting Beliung Berbasis Fuzzy logic dan SMS Gateway untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.21009/Abditek.052.05Kata Kunci:
Fuzzy logic, SMS Gateway, Peringatan Dini, Puting Beliung, Pengabdian MasyarakatAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem deteksi dini angin puting beliung berbasis fuzzy logic dengan sensor DHT22 dan anemometer yang dilengkapi SMS Gateway sebagai media peringatan dini. Sistem ini sebelumnya dikembangkan dalam penelitian dengan hasil akurasi yang baik, kemudian diimplementasikan pada masyarakat sebagai bagian dari peningkatan kesiapsiagaan bencana. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, instalasi perangkat, pelatihan masyarakat, serta evaluasi respon warga terhadap pesan peringatan dini yang diterima melalui SMS dengan kategori “Waspada”, dan “Siaga”. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami pesan peringatan dan mengambil langkah mitigasi sederhana sesuai tingkat bahaya. Implementasi teknologi ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana puting beliung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Hasanur Mohammad Firdausi, Imam Anas Mubarok, Achmad Faqih, Moh Taufik, Gamma Aditya Rahardi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.






