INSTALASI PENGELOLAAN AIR BERSIH SEBAGAI SOLUSI DARI PERMASALAHAN KRISIS AIR BERSIH DI PANTAI SEDERHANA, MUARA GEMBONG
DOI:
https://doi.org/10.21009/Abditek.041.02Keywords:
Pengabdian Kepada Masyarakat, Pengelolaan Air Bersih, RevitalisasiAbstract
Pantai Sederhana Muara Gembong, yang terletak di Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dikenal dengan keindahan pasir putih dan hutan bakau yang luas. Namun, kawasan ini menghadapi krisis air bersih akibat intrusi air laut dan musim kemarau berkepanjangan yang mempersulit masyarakat dalam memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, ancaman percepatan kenaikan permukaan air laut dan penurunan permukaan tanah semakin memperburuk kondisi tersebut. Revitalisasi, dalam konteks ini, mengacu pada pembangunan kembali dan perbaikan struktur dinding khususnya pada bangunan pengelola air bersih, guna mitigasi banjir dan pelestarian lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui revitalisasi dinding bangunan pengelola air bersih, dengan melibatkan masyarakat setempat untuk meningkatkan aksesibilitas air bersih dan produktivitas warga.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rezi Berliana Yasinta, Irika Widiasanti, Rosmawita Saleh, Adhi Purnomo, Muhammad Aldino, Adryan Firmansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.






