Pemberdayaan Masyarakat Desa Rawan Banjir melalui Integrasi EWS dan Sistem Mina-Padi di Desa Marengan Daya
DOI:
https://doi.org/10.21009/Abditek.062.02Keywords:
Bencana, Desa Tangguh, Early Warning System, Ketahanan Pangan, Mina-PadiAbstract
Desa Marengan Daya, Kabupaten Sumenep, merupakan wilayah agraris yang rentan terhadap banjir musiman yang terjadi 5–7 kali setiap tahun dan berdampak pada produktivitas pertanian serta ketahanan pangan masyarakat. Petani masih mengandalkan pola usaha tani konvensional tanpa dukungan data lingkungan, sementara Karang Taruna belum memiliki kapasitas teknis dalam mitigasi kebencanaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan banjir dan memperkuat ketahanan pangan melalui integrasi Smart Early Warning System (EWS) dan penerapan sistem pertanian adaptif mina-padi, sekaligus memberdayakan Kelompok Tani Suka Maju dan Karang Taruna Desa Marengan Daya. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, koordinasi dengan mitra, pelatihan, pendampingan, serta implementasi EWS dan lahan percontohan mina-padi seluas ±200 m². Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan teknis Karang Taruna dalam instalasi dan pengoperasian EWS, serta peningkatan kapasitas petani dalam memanfaatkan data lingkungan, menyusun rencana tanam, dan menerapkan sistem mina-padi. Keberadaan EWS mempercepat respons masyarakat terhadap potensi banjir, sementara mina-padi menjadi alternatif produksi yang adaptif di lahan tergenang. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi dan pemberdayaan masyarakat efektif dalam membangun desa tangguh banjir sekaligus memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hasanur Mohammad Firdausi, Nurul Hidayat, Ach Zuhri, Agung Firdausi Ahsan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.






