Ethnobiology in the gumbregan maheso tradition of the East Javanese people, Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.21009/biosferjpb.56098Keywords:
Adat gumbregan maheso, Etnobiologi, Pengetahuan lokalAbstract
The Gumbregan Maheso tradition became the main source of ethnobiological study. The tradition is related to people’s indigenous knowledge in utilizing livestock. The study aims to identify types of animals and the meaning of the gumbregan maheso ceremony in Banyubiru village, Widodaren Sub-district, Ngawi Regency, Indonesia. The research uses a qualitative descriptive method to deeply describe ethnobiological values of the Gumbregan Maheso tradition of the East Javanese people using a purposive sampling technique and snowball sampling. Data is collected through semi-structured interviews with 15 informants, consisting of traditional leaders, farmers, and communities involved in the implementation of the tradition. The research results show that the type of animals used in the Gumbrega Maheso tradition is a buffalo and ingkung chicken to serve alongside offerings, such as polo pendem, ketupat, and lepet. The ceremony is intended to express gratitude for the gift of a healthy and reproducing animal
References
Abidin, Z., Bijanto, B., & Fredyatama, Y. Klasifikasi Daun Empon-Empo Menggunakan Metode Gray Level Co-Occurrence Matrix Dan Algoritma K-Nn. SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, 18(2), 261-267. http://dx.doi.org/10.24014/sitekin.v18i2.12913
Albar, H. (2017). Etnobotani tumbuhan yang digunakan pada ritual khitanan dan pernikahan oleh masyarakat Kecamatan Langgudu Kaupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB). UIN Alauddin Makassar, Makassar. [Indonesian]. https://core.ac.uk/download/pdf/198223965.pdf
Albuquerque, U. P., & de Sousa, D. C. P. (2016). Ethnobiology and biodiversity conservation. Introduction to Ethnobiology, 227-232. https://doi.org/10.1007/978-3-319-28155-1_33
Alim, R. N. (2021). Tradisi “Gumbregan” Budaya Selamatan Kepada Hewan Ternak Oleh Masyarakat Dusun Gersono Kabupaten Karanganyar. Jurnal Budaya Nusantara, 5(1), 25-32. https://doi.org/10.36456/JBN.vol5.no1.3781
Alves, A. G. C., & Albuquerque, U. P. (2016). Ethnobiology or Ethnoecology?. Introduction to Ethnobiology, 15-18. https://doi.org/10.1007/978-3-319-28155-1_3
Ambarwati, D., & Istianah, F. (2018). Etnoekologi sebagai upaya membentuk karakter peduli lingkungan melalui program adiwiyata di sd negeri lidah kulon i/464 surabaya (Doctoral dissertation, State University of Surabaya). https://core.ac.uk/download/pdf/230634015.pdf
Anjarwati, N. (2020). Bahasa dan Pandangan Hidup Masyarakat Jawa Terkait Aktivitas Pertanian Padi di Desa Tladan Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan (Kajian Etnolinguistik). Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa, 8(2), 134-145. https://doi.org/10.15294/sutasoma.v8i2.42135
Arif, M., & Lasantu, M. Y. (2019). Nilai pendidikan dalam tradisi lebaran ketupat masyarakat Suku Jawa Tondano di Gorontalo. Madani: Jurnal Pengabdian Ilmiah, 2(1), 144-159. https://doi.org/10.30603/md.v1i2.1068
Akhsa, M., Ramadhanil, R., & Anam, S. (2015). Studi Etnobiologi Bahan Obat-Obatan pada Masyarakat Suku Taa Wana di Desa Mire Kecamatan Ulubongka Kabupaten Tojo Una Una Sulawesi Tengah. Biocelebes, 9(1). https://core.ac.uk/download/pdf/293110028.pdf
Brata, B., Soetrisno, E., Setiawan, B. D., & Hendrawan, R. (2020). Populasi, manajemen pemeliharaan, dan pola pemasaran ternak kerbau (Studi kasus di Desa Kembang Seri, Kabupaten Bengkulu Tengah). JITRO, 8(3), 225-231. https://doi.org/10.33772/jitro.v8i3.15963
Damayanti, P. R., Rahmadianti, I., Nuraini, N. F., Efriliana, A., & Yuhanna, W. L. (2021). Simbol Dan Fungsi Atribut Kerbau Pada Perayaan Gumbrekan Mahesa. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(2), 452-465. https://doi.org/10.37329/ganaya.v4i2.1369
Darmastuti, S. A., Nazar, I. A., & Setyawan, A. D. (2024). Plant diversity and its use in Javanese urban home garden: An ethnobotanical study in Central Java, Indonesia. Asian Journal of Ethnobiology, 7(1). https://doi.org/10.13057/asianjethnobiol/y070104
Dewi, K. (2022). Istilah dalam Ritual Gumbregan Di Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Arkhais-Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 139-150. http://103.8.12.212:33180/unj/index.php/arkhais/article/view/27454/14489
Deze, L. R., & Bhae, C. Y. N. (2021). Peranan ayam lokal dalam sudut pandang adat budaya Bajawa Ngada. Syntax, 3(10), 2149. https://doi.org/10.36418/syntax-idea.v3i10.1507
Dirhamsyah, M., & Elia, N. (2022). Etnozoloogi Untuk Ritual Adat Masyarakat Dayak Kanayatn Di Desa Antan Rayan Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak. Jurnal Hutan Lestari, 10(2), 259-273. http://dx.doi.org/10.26418/jhl.v10i2.53718
Hasanah, M. (2021). Kondisi Fisiologis Dan Daya Tahan Panas Kerbau Lumpur (Bubalus Bubalis) Di Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan.
Hatta, P., & Safira, I. Sosialisasi Pemanfaatan Empon-Empon Sebagai Obat Tradisional Penambah Imun Sebagai Bentuk Pencegahan Agar Terhindar Dari Penyakit Covid-19 Pada Warga Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. DEDIKASI: Community Service Reports, 3(2). http://dx.doi.org/10.20961/dedikasi.v3i2.49868
Helida, A., & Edwin, M. (2020). Harmoni Bar Manusia Dan Alam di Dataran Tinggi, Dataran Rendah dan Lahan Basah. Bogor: IPB Pres.
Helmina, S., & Hidayah, Y. (2021). Kajian etnobotani tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat kampung Padang kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara. Jurnal Pendidikan Hayati, 7(1). https://jurnal.stkipbjm.ac.id/index.php/JPH/article/view/1285/637
Hindaryatiningsih, N. H. (2016). Model proses pewarisan nilai-nilai budaya lokal dalam tradisi masyarakat buton. Sosiohumaniora, 18(2), 100-107. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v18i2.9228
HUDHA, A. N. (2022). Nilai-nilai filosofi dalam tradisi Midang di Desa Tlogorejo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan Purwodadi.
Iskandar, J. (2017). Etnobiologi dan keragaman budaya di indonesia. Umbara, 1(1). https://doi.org/10.24198/umbara.v1i1.9602
Islaini, S. I., Naldo, J., & Yasmin, N. (2024). Tradisi Ingkung pada pernikahan di desa Sei Kamah kabupaten Asahan. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 9(1), 37-50. https://doi.org/10.23916/083774011
Kabani, R., Setiadi, A. E., & Sunandar, A. (2023). Kearifan Lokal Masyarakat Desa Batu Berian dalam Strategi Konservasi Sumber Daya Laut Sebagai Sumber Belajar Biologi. Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi, 7(2), 212-219. https://doi.org/10.33369/diklabio.7.2.212-219
Kuncoroyakti, Y. A. (2018). Komunikasi ritual garebeg di keraton Yogyakarta. Jurnal Aspikom, 3(4), 623-634. http://dx.doi.org/10.24329/aspikom.v3i4.189
Linawati, T. (2019). Upacara Rasulan sebagai Atraksi Wisata Budaya di Kabupaten Gunung Kidul (No. hrm3y). Center for Open Science. https://ideas.repec.org/p/osf/osfxxx/hrm3y.html
Londok, J. J., Rompis, J. E., & Mangelep, C. (2017). Kualitas karkas ayam pedaging yang diberi ransum mengandung limbah sawi. Zootec, 37(1), 1-7. https://doi.org/10.35792/zot.37.1.2017.13501
Maghfiroh, L., & Biduri, S. (2022). Adopsi E-commerce memediasi hubungan kesiapan teknologi, lingkungan eksternal dan literasi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. E-jurnal Akuntansi, 32(8), 2118. https://doi.org/10.24843/eja.2022.v32.i08.p12
Mahardhani, A. J., & Cahyono, H. (2017). Harmoni Masyarakat Tradisi Dalam Kerangka Multikuluralisme. Asketik: Jurnal Agama Dan Perubahan Sosial, 1(1), 383-396. https://doi.org/10.21274/epis.2016.11.1
Ma’rufa, D., & Suyatno, S. (2023). Narasi Dan Bentuk Budaya Tradisional Dalam Buku Dongeng Cinta Budaya Karya Watiek Ideo Dan Fitri Kurniawan. Bapala, 10(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/53753
Medeiros, M. F. T. (2020). Historical ethnobiology. Academic Press.
Misbahuddin, M. (2018). Pakaian sebagai penanda: Kontruksi identitas budaya dan gaya hidup masyarakat Jawa (2000-2016). El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 6(2), 113-133. https://doi.org/10.5281/zenodo.3522966
Nugroho, A. A., Septiana, D., Lestari, S., & Sugiyarto, D. R. (2020). Pola Interaksi Tingkah Laku Induk Ayam Betina Dan Anak Ayam (Gallus gallus-domesticus). Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi, 14(1). http://dx.doi.org/10.24252/teknosains.v14i1.12390
Pieroni, A., Price, L. L., & Vandebroek, I. (2005). Welcome to journal of ethnobiology and ethnomedicine. Journal of Ethnobiology and Ethnomedicine, 1, 1-4. https://doi.org/10.1186/1746-4269-1-1
Prasetyo, B., & Lestari, N. (2022). Etnobiologi dan Pengetahuan Tradisional Ternak di Pedesaan Jawa Timur. Jurnal Etnobiologi Indonesia, 3(2), 110-125.
Primandhita, G. A. C., Suatha, I. K., & Wandia, I. (2014). Variasi panjang kaki kerbau lumpur (Bubalus bubalis) di Kabupaten Jembrana Bali: Panjang Humerus-Metacarpus dan Femur-Metatarsus. J. Indones. Med. Veterinus, 3, 328-335. https://ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/21303/14075
Purnomo, P., Daryono, B. S., Rugayah, R., & Sumardi, I. (2012). Studi etnobotani Dioscorea spp.(Dioscoreaceae) dan kearifan budaya lokal masyarakat di sekitar Hutan Wonosadi Gunung Kidul Yogyakarta. Jurnal Natur Indonesia, 14(3), 191-198. http://dx.doi.org/10.31258/jnat.14.3.191-198
Purwaningrum, S., & Ismail, H. (2019). Akulturasi Islam Dengan Budaya Jawa: Studi Folkloris Tradisi Telonan Dan Tingkeban Di Kediri Jawa Timur. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 4(1), 31-42. https://doi.org/10.25217/jf.v4i1.476
Purwanto, Y. (2020). Penerapan data etnobiologi sebagai wahana mendukung pengelolaan sumber daya hayati bahan pangan secara berkelanjutan. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon, 6(1), 470-483. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m060101
Rachman, A. (2020). Ritual Gumbregan: Ekspresi Syukur Petani Jawa terhadap Kerbau dalam Tradisi Agraris. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 45-57.
Rodhiyah, A., & Sabardila, A. (2022). Gumbrekan Mahesa dan Karnaval Kerbau sebagai Wisata Budaya Perspektif Masyarakat Desa Banyubiru, Widodaren, Ngawi. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 24(1), 60-69. https://doi.org/10.26623/jdsb.v24i1.3505
Rosidin, O., & Hilaliyah, T. (2022). Kajian Antropolinguistik Leksikon Etnomedisin Dalam Tradisi Pengobatan Tradisional Masyarakat Sunda Di Kabupaten Lebak Dan Kabupaten Pandeglang. Aksara, 34(1), 151-166. http://dx.doi.org/10.29255/aksara.v34i1.695.151-166
Salatalohy, A. (2023). Budidaya Tanaman Empon-empon Bagi Kesehatan Rumah Tangga di Kelurahan Indonesiana Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Hutan, 1(1), 6-14. https://doi.org/10.33387/kehutanan.v1i1.80
Salsabila, N. N., Nikma, A., Alberta, R. E., Syahr, A. N. A., Ulayya, F. M., & Agustin, P. T. (2024). Tumpeng Sêga Punar: Eksplorasi Simbolik Kuliner dalam Perayaan Tradisional Jawa terhadap Kesadaran Gizi Seimbang Masyarakat. In Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone. http://conference.um.ac.id/index.php/sexophone/article/view/10103/3847
Schultes, R. E. (1992). Ethnobotany and technology in the Northwest Amazon: A partnership. Sustainable harvest and marketing of rain forest products, 7-13. https://doi.org/10.1002/9780470514634.ch8
Setiawan, B. D. (2022). Identifikasi sifat karakteristik ternak kerbau (Bubalus bubalis) yang dipelihara di Kecamatan Talang Empat. Jurnal Ilmu Pertanian Kelingi, 2(1), 158-165. https://doi.org/10.58328/jipk.v2i1.66
Sekartaji, Y. A., Hernawati, D., & Meylani, V. (2021). Etnozoologi: Studi Kearifan Lokal Masyarakat Adat Kampung Naga Tasikmalaya. Florea: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 8(2), 103-111. https://doi.org/10.25273/florea.v8i2.9504
Sitinjak, A., Anwari, S., & Ardian, H. (2021). Etnozoologi masyarakat dayak kanayatn untuk diperdagangkan di Desa Pancaroba Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Hutan Lestari, 9(3), 347-353. https://doi.org/10.26418/jhl.v9i3.46093
Sreedevi, P., Ijinu, T. P., Anzar, S., Bincy, A. J., George, V., Rajasekharan, S., & Pushpangadan, P. (2013). Ethnobiology, ethnobotany, ethnomedicine and traditional knowledge with special reference to India. Ann. Phytomedicine Int. J, 2, 4-12. https://core.ac.uk/download/pdf/357561799.pdf
Sriyana, S., & Suprapti, W. (2024). Makna Simbolik Dan Kultural Tradisi Lebaran Ketupat Bagi Masyarakat Jawa. Jurnal Sociopolitico, 6(2), 120-132. https://doi.org/10.54683/sociopolitico.v6i2.137
Sujarta, P. (2024). Tradisi Pembuidau Dan Kandeko Di Kampung Mambui Distrik Urifaisey, Kabupaten Waropen, Papua Dalam Pelaksanaan Etnokonservasi Tumbuhan Mangrove. Berkala Ilmiah Biologi, 15(3), 128-134. https://doi.org/10.22146/bib.v15i3.17020
Sukri, A. (2021). Karakteristik Morfologi dan Analisis Fenetik Kerbau (Bubalus bubalis) Nusa Tenggara Barat. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 9(2), 688-696. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v9i2.7897
Sumardi, E. (2021). Makna Simbol Ingkung dan Sego Wuduk dalam Tradisi Selamatan Kematian di Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara. J urnal M anthi Q, 92-124. https://core.ac.uk/download/479048857.pdf
Supartini, N. (2022). Kajian Performa Produksi ayam pedaging pada sistem kandang close house dan open house. AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian, 21(1), 42-50. http://dx.doi.org/10.34145/agriekstensia.v21i1.1852
Supriyati, E., Rahmi, F., & NURMIYATI, N. (2017). Kajian etnobotani pada tradisi pernikahan wilayah Klaten Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Riau Biologia, 2(2), 112.
Susanto, E. Y., Parji, P., & Hanif, M. Tradisi Gumbregan Maheso (Studi Nilai Budaya dan Potensinya sebagai Sumber Pembelajaran IPS untuk SMP/MTS). Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(7), 1177-1185. https://doi.org/10.36418/japendi.v2i7.223
Turner, N. J., Cuerrier, A., & Joseph, L. (2022). Well grounded: Indigenous Peoples' knowledge, ethnobiology and sustainability. People and Nature, 4(3), 627-651. https://doi.org/10.1002/pan3.10321
Ulfa, D. M., Yudiyanto, Y., Hakim, N., & Wakhidah, A. Z. (2023). Ethnobiology study of Begawi traditional ceremony by Pepadun community in Buyut Ilir Village, Central Lampung, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 24(5). https://doi.org/10.13057/biodiv/d240530
Wakhidah, A. Z., & Sari, I. A. (2019). Etnobotani Pekarangan di Dusun Kaliurang Barat, Kecamatan Pakem, Sleman-Yogyakarta. Jurnal EduMatSains, 4(1), 1-28. http://dx.doi.org/10.33541/edumatsains.v4i1.1041
Wardana, A. A., Setiarto, R. H. B., & Wigati, L. P. (2023). " Lepet": Indonesian traditional food for Eid Al-Fitr celebrations. Journal of Ethnic Foods, 10(1), 29. https://doi.org/10.1186/s42779-023-00197-0
Werdiningsih, C. E. (2022). Kajian Etnomatematika Pada Makanan Tradisional (Studi Kasus Pada Lepet Ketan). Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika), 5(2), 112-121. https://doi.org/10.37150/jp.v5i2.1433
Wessing, R. (1974). Cosmology and social behavior in a West Javanese settlement. University of Illinois at Urbana-Champaign.
Widayanti, S. (2008). Makna Filosofis Kembar Mayang Dalam Kehidupan Masyarakat Jawa. Jurnal Filsafat, 18(2), 115-129. https://doi.org/10.22146/jf.3520
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi (Biosferjpb) and Departement of Biology Education, Universitas Negeri Jakarta as publisher of the journal.
