Analisis Triangle Pada Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah DKI Jakarta di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.21009/Saskara.041.02Kata Kunci:
Kebijakan sosial, Pengelolaan Sampah, TPST BantargebangAbstrak
Pengelolaan sampah dari Jakarta terpusat di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat di Kecamatan Bantargebang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membuat peraturan daerah tentang pengelolaan sampah, namun belum berkontribusi optimal pada kualitas hidup masyarakat terdampak. Maka studi ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah Jakarta di TPST Bantargebang. Metode yang digunakan adalah studi dokumen, yaitu menelaah peraturan daerah tentang pengelolaan sampah, menggunakan analisis triangle. Hasil analisis konten kebijakan pengelolaan sampah Jakarta mengalami perubahan, namun belum teridentifikasi dengan jelas antara masyarakat Jakarta dan masyarakat terdampak. Adanya interaksi para aktor ditandai dengan sinergitas Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi, serta masyarakat selaku penerima kompensasi. Distribusi kompensasi dipengaruhi oleh empat konteks: situasional, struktural, budaya dan internasional. Peneliti merekomendasikan peninjauan kembali kebijakan dan peraturan Pengelolaan sampah dengan mengklasifikasikan tipologi masyarakat agar pengaturan hak dan kewajiban semakin jelas, serta pengorbanan dan perlakuan hak masyarakat terdampak menjadi setara.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Saskara: Indonesian Journal of Society Studies

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




6.png)
.png)
1.png)
.png)