Pemenuhan Akses Pendidikan bagi Siswa melalui Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) (Studi Kasus: Siswa Penerima Kartu Jakarta Pintar Plus di SMAN 48 Jakarta)
DOI:
https://doi.org/10.21009/Saskara.051.01Kata Kunci:
KJP Plus, Access to Education, Education Equality, Tuition assistanceAbstrak
Penelitian ini mengkaji implementasi program Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) dan kontribusinya terhadap pemenuhan akses pendidikan bagi siswa di SMAN 48 Jakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta studi kepustakaan. Konsep yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah konsep dari James Coleman mengenai pemerataan pendidikan. Hasil dari penelitian ini menunjukan KJP Plus telah menunjukan kebermanfaatannya dalam hal akses pendidikan. Akan tetapi, bahwa masih terdapat beberapa hal yang masih perlu diperbaiki, seperti tidak adanya tanggal kepastian dana KJP Plus masuk ke rekening siswa dan informasi mengenai perubahan KJP Plus yang masih belum menyentuh seluruh orang tua dari penerima KJP Plus. Pasalnya, walaupun pendidikan telah gratis namun yang menjadi penghambat siswa dalam mengakses pendidikan adalah ketidakmampuan orang tua untuk membiayai kebutuhan sekolah.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Putri Rima Jauhari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




6.png)
.png)
1.png)
.png)