STASIUN LRT TAMAN MINI DALAM TRANSISI: DARI TITIK TRANSIT KE PUSAT INTERAKSI DAN EKONOMI
DOI:
https://doi.org/10.21009/Saskara.061.01Kata Kunci:
Stasiun LRT, Transit Oriented Development, Ruang Publik, Interaksi Sosial, Stasiun LRT, Transit Oriented Development, Ruang Publik, Interaksi SosialAbstrak
Penelitian ini membahas transformasi fungsi Stasiun LRT Taman Mini dari sekadar titik transit menjadi pusat interaksi sosial dan ekonomi berbasis Transit Oriented Development (TOD). Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menjelaskan bagaimana bentuk dari integrasi ruang publik dan aksesibilitas moda transportasi dapat membentuk pemaknaan yang baru. Penelitian eksplanatif ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap ruang dan berupaya menjelaskan hubungan sebab-akibat dari fenomena yang terjadi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang transit dapat berperan sebagai katalis perubahan sosial dalam dinamika mobilitas masyarakat perkotaan. Studi ini menegaskan bahwa ruang transit modern di perkotaan tidak hanya menjadi tempat transit, tetapi juga sebagai arena sosial dan ekonomi yang merefleksikan kompleksitas kehidupan urban kontemporer.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Tiara ‘Afifah, Aisyah Zahra Lestari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




6.png)
.png)
1.png)
.png)