Meningkatkan Kemampuan Menggunakan Pembalut pada Siswa dengan Hambatan Intelektual Kelas VII - C1 di SLBN 12 Jakarta Menggunakan Metode Simulasi
DOI:
https://doi.org/10.21009/jpk.v2i1.58104Keywords:
metode simulasi, hambatan intelektual, kemampuan menggunakan pembalutAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menggunakan pembalut terhadap peserta didik dengan hambatan intelektual yang duduk di kelas VII-C1 SLB Negeri 12 Jakarta dengan menggunakan metode simulasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian berjumlah empat peserta didik. Model Kemmis dan Mc. Taggart mencakup setiap siklus yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus pertama berjumlah 6 pertemuan dan siklus kedua berjumlah 5 pertemuan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes kinerja, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa menggunakan pembalut setelah penerapan metode simulasi. Peningkatan tersebut dapat diketahui dari hasil evaluasi dan observasi yang diperoleh. Tingkat keberhasilan pada siklus I, yaitu sebesar 64% dengan predikat “cukup” kemudian meningkat kembali pada siklus II yaitu tingkat keberhasilannya sebesar 87,3% dengan predikat “sangat baik”. Metode ini terbukti efektif dalam memberikan pengalaman langsung dan meningkatkan pemahaman siswa, sehingga mendorong kemandirian mereka dalam hal menggunakan pembalut.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bella Nurvita Sari, Indra Jaya, Trisna Mulyeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




