Penerapan Metode ABA-VB dengan Teknik DTT pada Bahasa Reseptif Anak Hambatan Majemuk di PSBN RW Cahaya Batin

Authors

  • Refi Zulkarnain Universitas Negeri Jakarta
  • Cindhi Fransisca Universitas negeri jakarta
  • Dipo Ditiro Pambudio Universitas Negeri Jakarta
  • Citra Ashri Maulidina Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.21009/jpk.v2i2.58643

Keywords:

hambatan majemuk, ABA-VB, teknik Discrete Trial Training (DTT)

Abstract

Hambatan majemuk merupakan anak yang memiliki hambatan dan kebutuhan belajar secara khusus yang disebabkan adanya kombinasi hambatan antara hambatan fisik, sensoris, sosial,emosi, intelektual dan lainnya. Salah satu dampak dari hambatan majemuk adalah terhambatnya dalam perkembangan bahasa. Kondisi tersebut yang membuat anak dengan hambatan majemuk kesulitan dalam menerima informasi atau perintah sederhana yang diberikan oleh pemberi pesan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan bahasa reseptif anak dengan hambatan majemuk adalah dengan metode ABA-VB dengan teknik Discrete Trial Training (DTT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penerapan teknik Discrete Trial Training pada anak dengan hambatan majemuk serta hambatan yang didapatkan dalam proses pembelajaran tersebut. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang akan menguraikan hasil penelitian dengan bentuk teks naratif tentang proses pembelajaran menggunakan teknik DTT. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat beberapa perbedaan dari 2 perintah yang diinstruksikan dengan hasil perintah kata “ambil” lebih mudah dilakukan daripada perintah kata “kasih yang harus selalu diberikan penegasan. serta dalam proses pembelajarannya terdapat beberapa hambatan yang didapatkan oleh peneliti.

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Zulkarnain, R., Fransisca, C., Ditiro Pambudio, D., & Maulidina, C. A. (2025). Penerapan Metode ABA-VB dengan Teknik DTT pada Bahasa Reseptif Anak Hambatan Majemuk di PSBN RW Cahaya Batin. JPK : Jurnal Pendidikan Khusus, 2(2), 116–125. https://doi.org/10.21009/jpk.v2i2.58643