Proses Pengembangan Kemampuan Berbahasa Siswa Tunarungu di SLB B Santi Rama
Keywords:
kemampuan berbahasa, metode maternal reflektif, siswa tunarunguAbstract
Proses Pengembangan Kemampuan Berbahasa Siswa Tunarungu Kelas 4A di SLB B Santi Rama. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengembangan kemampuan berbahasa siswa tunarungu di kelas 4A di SLB B Santi Rama, dengan menggunakan metode kualitatif dengan objek dan melibatkan 4 siswa tunarungu, guru kelas, serta pengurus yayasan bagian kependidikan. Fokus penelitian pada profil sekolah proses perkembangan bahasa di kelas, dan faktor pendukung maupun faktor penghambat pada keterampilan bahasa siswa. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa SLB B Santi Rama memakai metode maternal reflektif dalam pengajaran bahasa. Proses pembelajaran melalui visualisasi dari hasil percakapan hingga membaca dan mengolah bacaan dari hasil percakapan yang telah dilakukan. Faktor pendukung dalam perkembangan bahasa pada siswa adalah kerjasama antara orangtua dengan sekolah agar pemberian pelayanan dalam mendidik siswa sejalan antara di sekolah dan di rumah, didukung dengan program-program dari sekolah seperti PKPBI, bina wicara, dan pembinaan guru juga mendukung perkembangan bahasa siswa tunarungu. Sebaliknya, kurangnya kerja sama antara orangtua dan sekolah akan menghambat perkembangan bahasa pada siswa tunarungu. Metode maternal reflektif yang digunakan pada proses pembelajaran di sekolah juga dapat diterapkan dalam pembelajaran di luar sekolah, sehingga orangtua perlu berperan aktif dalam membantu proses pembelajaran siswa di luar lingkungan sekolah untuk menciptakan proses pembelajaran yang berkesinambungan dan selaras dengan proses pembelajaran di sekolah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Krishna Setiyani, Murni Winarsih, Indra Jaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




