Meningkatkan Keterampilan Merawat Luka Ringan Melalui Metode Simulasi Berbantuan Media Realia bagi Siswa Hambatan Intelektual Kelas VIII di SLBN 11 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.21009/jpk.v3i1.66575Kata Kunci:
luka ringan, media realia, keterampilan merawat luka ringan, siswa hambatan intelektualAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan merawat luka ringan melalui penerapan metode simulasi berbantuan media realia pada siswa hambatan intelektual kelas VIII di SLBN 11 Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas empat siswa hambatan intelektual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes perbuatan, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan merawat luka ringan secara bertahap dari kondisi awal hingga siklus II. Penerapan metode simulasi memungkinkan siswa terlibat aktif dalam situasi pembelajaran yang menyerupai kondisi nyata, sementara penggunaan media realia membantu siswa memahami dan mempraktikkan tahapan perawatan luka secara lebih konkret dan runtut. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa metode simulasi berbantuan media realia efektif dalam meningkatkan keterampilan bina diri serta mendukung pengembangan kemandirian fungsional siswa hambatan intelektual. Oleh karena itu, pendekatan ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran bina diri di sekolah luar biasa.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aulia Meisya Putri , Indra Jaya, Indina Tarjiah , Kholifatul Novita Ningsih

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




