Penerapan Metode Pivotal Response Treatment (PRT) dalam Meningkatkan Kemampuan Joint Attention pada Siswa dengan Autisme di SLB Pelita Hati
DOI:
https://doi.org/10.21009/jpk.v3i1.67057Kata Kunci:
joint attention, pivotal response treatment, siswa dengan autismeAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan joint attention pada siswa dengan autisme di Kelas Intervensi Dini (KID) SLB Pelita Hati melalui penerapan Pivotal Response Treatment (PRT). Metode yang digunakan adalah Single Subject Research dengan desain A–B–A, serta dianalisis menggunakan analisis intra dan antar kondisi. Fokus pengamatan tertuju pada dua indikator perilaku, yaitu: (1) mengarahkan pandangan terhadap suatu objek, dan (2) mengikuti arah pandang yang ditunjuk oleh orang lain. Pada kondisi baseline pertama (A1) yang terdiri dari empat sesi, diperoleh rata-rata durasi perilaku sekitar 4–5 detik dan frekuensi sebanyak 7 kali per sesi. Selama tahap intervensi (B) yang berlangsung selama delapan sesi, indikator mengarahkan pandangan menunjukkan peningkatan durasi menjadi rata-rata 31,142 detik dan frekuensi menjadi 14 kali per sesi. Adapun indikator mengikuti arah pandang meningkat dengan rata-rata durasi 18,363 detik dan frekuensi 14 kali per sesi. Pada kondisi baseline kedua (A2), rata-rata durasi kedua perilaku berada pada rentang 17–21 detik, dengan frekuensi 14–15 kali per sesi. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Pivotal Response Treatment efektif dalam meningkatkan kemampuan joint attention pada siswa dengan autisme di SLB Pelita Hati.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Delaya Safira Tarigan, Hartini Nara, Marja

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




