PROSES KREATIF PENCIPTAAN TARI AMBREG KARYA KOREOGRAFER BATHARA SAVERIGADI DEWANDORO
DOI:
https://doi.org/10.21009/JPT.612Kata Kunci:
Proses Kreatif, Koreografer, Tari Ambreg, Sanggar SwargalokaAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terhadap proses kreatif koreografer dalam menciptakan karya tari. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan latar belakang Bathara Saverigadi Dewandoro, (2) mendeskripsikan bentuk karya Tari Ambreg, dan (3) menjelaskan proses kreatif dalam penciptaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Bathara Saverigadi Dewandoro yang berlatar belakang budaya Jawa, sejak tahun 2016 mulai mengeksplorasi seni tari Betawi sebagai bagian dari pencarian identitas artistiknya. Meskipun bukan dari etnis Betawi, ia menciptakan Tari Ambreg yang menawarkan pembaruan bentuk dan gerak tari Betawi. Dari 81 karya tari yang telah ia ciptakan, Ambreg menjadi karya yang berhasil mengantarkan DKI Jakarta meraih Juara 1 tingkat nasional pada ajang FLS2N. Proses kreatif Bathara dianalisis menggunakan teori Abbs, yang mencakup lima tahap: impuls kreatif, bekerja dengan media, realisasi bentuk akhir, presentasi pertunjukan, serta respons dan evaluasi. Meskipun tidak secara ketat mengikuti teori tersebut, pendekatan personal Bathara terbukti memperkaya proses penciptaan dan membuka perspektif baru dalam pengembangan tari Betawi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi koreografer, penari, dan pendidik seni.
Kata kunci: proses kreatif, koreografer, Tari Ambreg, Sanggar Swargaloka.

