Potensi Pengembangan Wisata Bahari Berbasis Ekosistem Mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu
DOI:
https://doi.org/10.21009/jsg.v2i2.41736Kata Kunci:
Potensi, Wisata Bahari, MangroveAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan wisata bahari berbasis ekosistem mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah ground check dan survei primer serta melakukan penilaian tingkat potensi menggunakan metode skoring. Kemudian, perumusan pengembangan kawasan wisata bahari berbasis ekosistem mangrove dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan wisata bahari berbasis mangrove yang masuk kedalam kategori kurang berpotensi harus berfokus pada peningkatan infrastruktur, penambahan objek wisata, transportasi, serta pengelolaan lingkungan sekitar. Sedangkan kawasan wisata mangrove dengan potensi sedang berfokus pada atraksi wisata, event kebudayaan, penambahan dan peremajaan fasilitas kamar mandi, rumah makan, dan toko cinderamata, serta pengelolaan lingkungan sekitar. Jika wisata bahari berbasis ekosistem mangrove dapat dikembangkan, ekonomi masyarakat di Pulau Pari juga akan ikut terbantu serta budaya dan eksistensi Pulau Pari yang akan semakin dikenal oleh masyarakat luar.
Kata Kunci: Potensi, Wisata Bahari, Mangrove
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Sains Geografi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


