Potensi Pengembangan Wisata Bahari Berbasis Ekosistem Mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu

Penulis

  • Kirana Aisha Jasmine Universitas Negeri Jakarta
  • Amanda Azra Salsabila Geografi, Universitas Negeri Jakarta
  • Ivanya Putri Geografi, Universitas Negeri Jakarta
  • Nada Khairunnisa Geografi, Universitas Negeri Jakarta
  • Najma Alifia Geografi, Universitas Negeri Jakarta
  • Tidiesya Tidiesya Geografi, Universitas Negeri Jakarta
  • Lia Kusumawati Geografi, Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.21009/jsg.v2i2.41736

Kata Kunci:

Potensi, Wisata Bahari, Mangrove

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan wisata bahari berbasis ekosistem mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah ground check dan survei primer serta melakukan penilaian tingkat potensi menggunakan metode skoring. Kemudian, perumusan pengembangan kawasan wisata bahari berbasis ekosistem mangrove dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan wisata bahari berbasis mangrove yang masuk kedalam kategori kurang berpotensi harus berfokus pada peningkatan infrastruktur, penambahan objek wisata, transportasi, serta pengelolaan lingkungan sekitar. Sedangkan kawasan wisata mangrove dengan potensi sedang berfokus pada atraksi wisata, event kebudayaan, penambahan dan peremajaan fasilitas kamar mandi, rumah makan, dan toko cinderamata, serta pengelolaan lingkungan sekitar. Jika wisata bahari berbasis ekosistem mangrove dapat dikembangkan, ekonomi masyarakat di Pulau Pari juga akan ikut terbantu serta budaya dan eksistensi Pulau Pari yang akan semakin dikenal oleh masyarakat luar.

Kata Kunci: Potensi, Wisata Bahari, Mangrove

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-26

Cara Mengutip

Kirana Aisha Jasmine, Azra Salsabila, A., Putri, I., Khairunnisa, N., Alifia, N., Tidiesya, T., & Kusumawati, L. (2024). Potensi Pengembangan Wisata Bahari Berbasis Ekosistem Mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Jurnal Sains Geografi, 2(2), 1–13. https://doi.org/10.21009/jsg.v2i2.41736

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama