Arsip

  • JURNAL SAINS GEOGRAFI
    Vol 4 No 1 (2026)

  • JURNAL SAINS GEOGRAFI
    Vol 3 No 2 (2025)

    This edition of the Jurnal Sains Geografi, Volume 3, Nomor 2 (2025), presents ten articles addressing various strategic regional issues using a geospatial approach, in coastal, urban, and rural areas. A study, "Availability of Senior High School Education Facilities and Estimated Number of Students for Projected Classroom Space Requirements in Wonosobo Regency in 2029," highlights planning for future high school classroom needs, while the article, "Sustainable Livelihoods of Heads of Families Receiving Land Redistribution in Getasan District, Semarang Regency," discusses the socio-economic dimensions of agrarian resource management. From a disaster mitigation perspective, two articles, "Tsunami Risk Mitigation Using Geographic Information Systems in Pesawaran Regency, Lampung Province," and "Tsunami Risk Mitigation Based on Regional Vulnerability and Evacuation Shelter Distribution in East Telukbetung," examine tsunami risk reduction efforts based on regional vulnerability and the availability of evacuation infrastructure.

    The issue of environmental change and urban climate is another important focus in this edition. The articles Spatial Analysis of Vegetation Cover Change and Land Surface Temperature in Cirebon City Using Remote Sensing Data, Analysis of the multitemporal urban heat island (UHI) phenomenon in 2019–2024 with Google Earth Engine (GEE) in Semarang City, Spatio-Temporal Analysis of Land Cover and LST AST at the University of Indonesia and the University of Indonesia Library Area. On the other hand, the article the Development Pattern of Depok City Using the Landscape Expansion Index (LEI) in 2005–2025 maps the long-term urban expansion pattern. Overall, the articles in this issue emphasize the important role of geographic science, remote sensing, and GIS in supporting spatial planning, disaster mitigation, and sustainable development in Indonesia.

  • JURNAL SAINS GEOGRAFI
    Vol 3 No 1 (2025)

    Volume 3, Edisi 1 dari jurnal ini memuat delapan artikel ilmiah yang membahas isu-isu strategis dalam analisis spasial, pengelolaan lingkungan, dan penerapan teknologi geospasial untuk pembangunan berkelanjutan. Edisi ini dibuka dengan studi mengenai kerentanan longsor menggunakan metode CMA di Kabupaten Tana Toraja, yang memberikan wawasan spasial untuk pengurangan risiko bencana. Artikel lainnya mengeksplorasi interaksi spasial antara desa dan kota di Kota Medan dan Kecamatan Percut Sei Tuan, yang menyoroti pola urbanisasi dan mobilitas penduduk. Sebuah studi demografi mengkaji distribusi kepadatan penduduk di Provinsi Sumatera Utara dengan menggunakan data Sensus Penduduk 2020 untuk mendukung perencanaan wilayah. Isu lingkungan diangkat melalui dua artikel: satu tentang analisis kesesuaian lahan untuk tempat pembuangan akhir (TPA) di Kabupaten Manokwari Selatan, dan satu lagi tentang kualitas air tanah di sekitar TPA di Kota Bekasi, yang mengungkap dampak keputusan penggunaan lahan terhadap kesehatan masyarakat. Penelitian ekologi ditunjukkan melalui studi estimasi serapan karbon pada ekosistem mangrove Rhizophora mucronata di Pulau Tidung Kecil, yang menekankan pentingnya konservasi karbon biru. Edisi ini juga mencakup penilaian daya dukung lahan permukiman di Kota Sentani serta evaluasi kesesuaian lahan permukiman di Kabupaten Bandung menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Seluruh artikel pada edisi ini merupakan kontribusi dari akademisi dan peneliti Indonesia, yang mencerminkan komitmen kuat terhadap riset berbasis data spasial. Kami menyampaikan apresiasi kepada para penulis dan mitra bestari yang telah menjamin integritas ilmiah setiap artikel yang diterbitkan.

  • JURNAL SAINS GEOGRAFI
    Vol 2 No 2 (2024)

    Volume 2, Edisi 2 jurnal ini menyajikan enam artikel ilmiah yang menyoroti peran teknologi geospasial dalam berbagai sektor strategis di Indonesia. Studi pembuka membahas potensi pengembangan wisata bahari berbasis ekosistem mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, sebagai langkah memperkuat ekonomi pesisir berkelanjutan. Zona lingkungan kritis di Kota Surabaya dianalisis menggunakan pendekatan NDVI dan LST untuk memetakan area yang rentan terhadap degradasi lingkungan. Artikel berikutnya meneliti perubahan garis pantai di wilayah pesisir Banggae dengan menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS), menekankan pentingnya pemantauan lingkungan berbasis penginderaan jauh. Perubahan penggunaan lahan menjadi tema utama dalam dua studi terpisah. Studi pertama menganalisis perubahan lahan di Kota Pekalongan antara tahun 2013 dan 2023 dengan citra Landsat 8, sedangkan studi kedua menggunakan metode NDVI untuk menilai dinamika tutupan lahan di Kabupaten Sukoharjo pada periode yang sama. Keduanya memberikan wawasan untuk mendukung kebijakan perencanaan tata ruang. Artikel terakhir menyoroti penerapan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web dalam pemetaan kerawanan banjir di Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, menunjukkan relevansi SIG dalam menyajikan informasi spasial untuk kesiapsiagaan bencana di wilayah perkotaan padat penduduk. Edisi ini menegaskan kontribusi para akademisi Indonesia dalam menghasilkan data spasial yang relevan langsung dengan kebijakan pembangunan dan mitigasi risiko, khususnya di wilayah yang menghadapi perubahan lingkungan.

  • JURNAL SAINS GEOGRAFI
    Vol 2 No 1 (2024)

    Jurnal Sains Geografi Volume 2 Edisi 1 menghadirkan enam artikel ilmiah yang membahas beragam isu strategis dalam konteks pemanfaatan teknologi geospasial, pengelolaan lingkungan, serta inovasi dalam mitigasi bencana dan pengembangan infrastruktur. Edisi ini membuka dengan kajian mengenai penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menentukan biaya dan menilai integrasi antara dua moda transportasi utama di Jakarta, yaitu KRL dan Transjakarta. Penelitian ini bertujuan mendukung peningkatan efektivitas sistem transportasi umum di wilayah metropolitan melalui pendekatan spasial.

    Selanjutnya, terdapat sebuah kajian literatur yang membahas fenomena gunung lumpur dan karakteristik lumpur yang muncul di Bledug Kuwu, Jawa Tengah. Artikel ini mengulas berbagai studi terdahulu mengenai proses geologis, kandungan material lumpur, serta potensi risikonya. Dari sektor kelautan dan lingkungan pesisir, dua artikel berfokus pada Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Artikel pertama menilai kondisi kesehatan terumbu karang di lokasi wisata snorkeling melalui metode observasi dan pemetaan spasial, sementara artikel kedua membahas perubahan kualitas air laut serta dampaknya terhadap keberlanjutan usaha budidaya rumput laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat lokal.

    Salah satu artikel dalam edisi ini juga menyoroti penerapan teknologi modifikasi cuaca, khususnya optimalisasi metode penyemaian awan untuk meningkatkan curah hujan. Kajian ini memperlihatkan peran intervensi atmosferik dalam mengurangi dampak musim kemarau ekstrem di berbagai wilayah Indonesia. Artikel penutup mengangkat pemetaan perubahan kerapatan bangunan di Kota Sukabumi antara tahun 2018 dan 2023 menggunakan pendekatan Normalized Difference Built-Up Index (NDBI), yang menunjukkan pertumbuhan kawasan terbangun dan implikasinya terhadap tata ruang kota.

    Seluruh artikel dalam edisi ini merupakan kontribusi akademisi dan peneliti dari Indonesia, yang menunjukkan komitmen terhadap pengembangan riset berbasis data spasial dan lingkungan. Kami mengucapkan terima kasih kepada para penulis atas kontribusinya, serta kepada para peninjau sejawat yang telah memastikan kualitas ilmiah dari setiap artikel yang diterbitkan.

  • JURNAL SAINS GEOGRAFI
    Vol 1 No 2 (2023)

    Jurnal Volume 1 Edisi 2 memuat sembilan artikel ilmiah yang mengkaji berbagai permasalahan spasial dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Artikel-artikel dalam edisi ini menampilkan beragam penerapan SIG dalam konteks pemetaan risiko bencana, analisis perubahan penggunaan lahan, serta distribusi fasilitas publik di wilayah perkotaan dan sub-urban. Salah satu artikel membahas pemetaan tingkat kerawanan longsor di Kabupaten Serang, Banten dengan menggunakan metode skoring dan overlay, yang bertujuan untuk mengidentifikasi zona-zona rawan sebagai langkah awal mitigasi bencana.

    Kajian perubahan penggunaan lahan menjadi salah satu fokus utama dalam edisi ini, antara lain melalui analisis perubahan fungsi lahan terhadap ruang terbuka hijau di Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, serta studi temporal mengenai perubahan lahan di Kecamatan Gunungpati, Semarang untuk periode tahun 2002, 2012, dan 2022. Dalam konteks fasilitas pendidikan, dua artikel menyoroti pola sebaran Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Johar Baru dan Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Keduanya menggunakan pendekatan Nearest Neighbor Analysis (NNA) untuk mengevaluasi keterjangkauan dan distribusi sarana pendidikan secara spasial.

    Isu kesiapsiagaan terhadap bencana banjir juga diangkat dalam studi tentang kawasan perumahan elit di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dengan fokus pada keterkaitan antara daerah rawan banjir dan respon masyarakat. Di samping itu, edisi ini turut menampilkan analisis klaster spasial persebaran Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta Pusat, serta studi persebaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta Selatan menggunakan metode NNA. Artikel terakhir mengangkat analisis persebaran fasilitas kesehatan di DKI Jakarta dengan pendekatan Geographically Weighted Regression, yang bertujuan untuk memahami hubungan spasial antara lokasi fasilitas dan variabel sosial-demografis.

    Seluruh artikel pada edisi ini ditulis oleh peneliti dari Indonesia yang menunjukkan komitmen tinggi dalam mengintegrasikan teknologi geospasial untuk mendukung perencanaan wilayah, pelayanan publik, dan pengurangan risiko bencana. Kami menyampaikan apresiasi kepada para penulis dan peninjau sejawat atas kontribusi mereka dalam penerbitan edisi ini.

  • JURNAL SAINS GEOGRAFI
    Vol 1 No 1 (2023)

    Jurnal Sains Geografi Volume 1 Edisi 1 ini memuat sepuluh artikel yang mengangkat tema pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam berbagai konteks spasial di wilayah Indonesia. Beberapa kajian fokus pada wilayah perkotaan di DKI Jakarta, seperti analisis sebaran lokasi gerai es krim Mixue di Jakarta Timur menggunakan metode buffering, estimasi nilai lahan di Kecamatan Koja, serta studi tentang pola sebaran SPBU di Jakarta Timur. Selain itu, ada pula artikel yang membahas risiko kebakaran di wilayah permukiman padat Kecamatan Penjaringan, serta pemetaan pola sebaran mall dan distribusi fasilitas pemadam kebakaran (DAMKAR) di Jakarta Pusat dengan berbagai pendekatan spasial.

    Edisi ini juga mencakup kajian di luar Jakarta, seperti identifikasi kerawanan kebakaran hutan di Provinsi Riau dan analisis perubahan penggunaan lahan di wilayah inti Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, antara tahun 2019 dan 2023. Pemanfaatan SIG dalam konteks keberlanjutan juga terlihat dalam studi tentang pemetaan taman kota di Jakarta Selatan. Terakhir, ada pula analisis tentang pola sebaran dan keterjangkauan fasilitas kesehatan terhadap permukiman di Kecamatan Pulo Gadung dengan pendekatan buffering dan nearest neighbour analysis.

    Para penulis dalam edisi ini berasal dari Indonesia, dengan kontribusi yang mencerminkan beragam pendekatan teknis dan kebaruan metodologi dalam kajian spasial. Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh penulis dan tim peninjau sejawat yang telah berperan penting dalam penyusunan edisi ini.