Perbedaan Hasil Belajar Statika Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Think Pair Share Dengan Konvensional Plus

Studi Eksperimen Siswa kelas X Kompetensi Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 56 Jakarta

  • Sari Utami Alumni PTB, FT UNJ, Jakarta, Indonesia
  • Amos Neolaka Dosen PTB, FT UNJ, Jakarta, Indonesia
  • Dadang Suyadi Dosen PTB, FT UNJ, Jakarta, Indonesia

Abstract

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar statika dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dan konvensional plus melalui studi eksperimen siswa kelas X TGB di SMK Negeri 56 Jakarta. Penelitian berlangsung sampai dengan Mei - Juni 2013.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dua kelas di SMKN 56 Jakarta satu kelas menjadi kelas eksperimen dan satu kelas menjadi kelas kontrol. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TGB 1 SMK Negeri 66 Jakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa  tes dengan bentuk pilihan ganda sebanyak 30 soal.

Hasil  penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar Statika antara penggunaan model pembelajaran Think Pair Share dengan model pembelajaran konvensional plus pada siswa kelas X Kompetensi Keahlian Teknik Gambar Bangunan di SMK Negeri 56 Jakarta Utara menghasilkan perbedaan yang cukup signifikan. Dari hasil analisis uji hipotesis dengan mengunakan Uji-t yaitu (thitung) 1,76 > 1,68 (ttabel), sehingga dapat dikatakan bahwa hipotesis penelitian diterima dan Terdapat perbedaan hasil belajar statika antara penggunaan model pembelajaran Think Pair Share dengan model pembelajaran konvensional plus.

Published
2018-02-01
How to Cite
Utami, S., Neolaka, A., & Suyadi, D. (2018). Perbedaan Hasil Belajar Statika Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Think Pair Share Dengan Konvensional Plus. Jurnal PenSil, 5(2), 99-106. https://doi.org/10.21009/jpensil.v5i2.7244