• Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi Vol 11 No 1 April 2022
    Vol 11 No 1 (2022)

    We cordially invite you to our inaugural bilingual issue of Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi (JPPP). JPPP has published works in a variety of subjects in psychology, as well as interdisciplinary fields related to psychology. This year represented the eleventh year of our journey presenting cutting-edge research in the field of psychology in Indonesia, notably in the areas of measurement and psychological tests. As part of the attempt to extend our scientific impact, we have decided to transform our publication to a Bilingual based Indonesian psychology journal. In the first start, we published two articles in English in this edition. Gita Irianda Rizkyani Madellu and Devinna Nur Fadhilah's article discusses the importance of future time perspective on job adaptability for senior students. The outcomes of the study suggest a significant negative association between senior students' future time perspective as a limited view of time and their employment flexibility. While Medianta Tarigan and Fadillah reported their construct validity assessment of The Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) employing a combination of IRT and factor analysis approaches (EFA & CFA).

    Meanwhile, two articles in the field of Industrial and organizational psychology published in this edition are about the differences in work engagement between employees working in private companies and companies under military management written by Dian Juliarti Bantam and about the role of GRIT as moderator of Job Insecurity and Job involvement for employees affected by Covid-19 by Nyimas Fathia Dayatri and Alice Salendu. JPPP's three flagship articles in the field of experimental psychology and measurement are about the application of hypnotherapy techniques to overcome Ailurophobia by Dea Hidayat and colleagues, Al Ma'tsurat therapy to increase gratitude for mothers in accompanying children when online learning by Wasudin and colleagues, and construct validity of Porter Parental Acceptance Scale (PPAS) by Neneng Tati Sumiati and colleagues. We want to send our highest appreciation to our blind reviewers for contributing their feedbacks on the published articles. To wrap up our first bilingual edition, our production editor, Hermeilia Megawati provides an editorial note on the importance of academic humbleness.

  • JPPP Vol 10, No.2 Oktober 2021 JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 10 No 2 Oktober 2021
    Vol 10 No 2 (2021)

    Di penghujung tahun 2021 ini, JPPP membuat perubahan mendasar dalam desain dan tata letak (layout) artikel. Hal ini bertujuan untuk lebih memudahkan para pembaca dan peneliti yang ingin mengirimkan artikel kepada kami. JPPP juga ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada para Editor, Tim Publikasi, dan para Penulis pada edisi kali ini yang telah bekerja bersama menghadirkan penelitian-penelitian dalam bidang psikologi yang menarik dan inspiratif. Pada Volume 10, no 2, 2021 kali ini, JPPP  juga melakukan restrukturisasi kepengurusan  pengelola, dimana saat ini Herdiyan maulana memiliki amanah sebagai ketua penyunting (Editor in Chief). Sementara itu, di jajaran tim editorial, kami menyambut dua peneliti muda dari Fakultas Pendidikan Psikologi UNJ, yaitu Santi Yudhistira sebagai managing editor dan Hermeilia Mega sebagai Reference editor dalam tim JPPP. Diharapkan dengan bergabung nya mereka, semakin memperkuat posisi JPPP sebagai jurnal psikologi nasional terakreditasi dan meningkatkan kualitas artikel-artikel di JPPP.

    Pada edisi kali ini, kami menghadirkan artikel-artikel menarik di antaranya catatan editor oleh salah satu tim editor kami yaitu Gita Irianda yang menyoroti tentang penting nya publikasi yang tidak hanya berbasis jumlah (kuantitas), namun juga kualitas sebagai bentuk tanggung jawab moral para peneliti dalam menyongsong era masyarakat 5.0. Selanjutnya, pada edisi ini juga menghadirkan artikel eksperimen oleh Winda sri harianti, dkk tentang pengaruh persepsi warna terhadap memori jangka pendek. Penelitian berbasis eksperimen dirasakan semakin perlu untuk dilakukan untuk mengembalikan posisi psikologi sebagai ilmu perilaku. Walau hasil penelitian ini tidak menunjukan adanya pengaruh signifikan, namun kami memandang, publikasi hasil penelitian yang tidak menunjukan signifikasi juga penting dilakukan untuk memberikan informasi dan keberlanjutan diskusi dan debat ilmiah berkelanjutan.

    Artikel selanjutnya yaitu pelatihan mindfulness untuk meningkatkan kontrol diri pada pasien di RS Orbit Surabaya, penelitian menunjukan efektivitias pelatihan sebagai intervensi primer dalam membantu pasien meningkatkan kontrol dirinya. Berikutnya, kami menghadirkan artikel dengan fokus pada uji validitas dan konstruk alat ukur, diantaranya oleh Rara Salsabila dkk mengenai skala kepuasan kerja guru, dan  Muhammad Fuadi  dan Gazi Saloom tentang skala kebencian (Hatred), sementara artikel ketiga oleh Desi Ariska dkk yang melakukan uji konstruk dengan metode Structure Equation Modelling. Tiga artikel tersebut berfokus pada pengujian validitas dengan menggunakan konfirmatori faktor analisis dan SEM. Sementara itu artikel dari Wafa Yolanda, menunjukan adanya asosiasi antara kepercayaan diri, kesadaran diri dan komunitas interpersonal dan pengembangan karir. Artikel terakhir oleh Rahmadianty Gaza Dinda dan Maria Mutiara menunjukan tingkat kesepian berkontribusi terhadap persepsi kualitas hidup oleh perempuan lajang di Indonesia.

  • JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 10 No 1 April 2021
    Vol 10 No 1 (2021)

    Pada Edisi April 2021 kali ini JPPP dengan bangga memperkenalkan managing editor baru yaitu Karel Karsten Himawan, Ph.D, Psikolog. Beliau bekerja sebagai dosen di Fakultas Psikologi Universitas Pelita Harapan. Selain sebagai dosen, beliau juga aktif sebagai chief editor di Jurnal Psikologi Ulayat (Sinta 2) yang diterbitkan oleh Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN) dan reviewer di berbagai jurnal psikologi internasional bereputasi tinggi. Semoga kehadiran beliau dalam jajaran tim editor JPPP akan semakin meningkatkan mutu dan kualitas terbitan JPPP. Pada terbitan kali ini JPPP menghadirkan artikel-artikel hasil penelitian di bidang psikologi. Pada edisi kali ini, JPPP didominasi oleh artikel-artikel pengembangan dan validasi skala penelitian psikologi, diantaranya adalah; Validasi alat ukur Liebowitz Social Anxiety Scale oleh Beatrice Kalalo, Celine Amanda dan Graceveline Cristabel; artikel oleh Entol Bugi Pratama, Urip Purwono, dan Whisnu Yudiana tentang validasi konten skala keputusan kesiapan karir, dan artikel oleh Hana Kamilah dan Hanifah tentang instrumen Emotional Agility. Artikel di bidang psikologi klinis juga tersaji pada edisi kali ini, seperti yang ditulis oleh Novilia Anggraeni, Hendriati Agustiani, Langgersari Elsari Novianti, dan Retno Hanggarani Ninin tentang deskripsi perilaku adiksi permainan daring pada remaja, serta artikel tentang PTSD pada penyitas banjir oleh Ernita Zakiah, Irma Rosalinda, dan Mauna; dan artikel oleh Aditya Gunawan dan Dini Rahma Bintari tentang kesejahteraan psikologis pada mahasiswa baru di masa pandemi Covid-19. Artikel lain yang layak menjadi perhatian disajikan oleh Lupi Yudhaningrum, Zarina Akbar, Erik, RA Fadhalah dan Wa Ode Imani Ismi tentang pengambilan resiko dan intensi wirausaha pada mahasiswa. Selamat menikmati dan terinspirasi!

  • JPPP Vol.9, No.2 October 2020 JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 9 No 2 Oktober 2020
    Vol 9 No 2 (2020)

    JPPP hadir kembali melalui edisi terbaru di volume 9, No.2 tahun 2020. JPPP terbit pada saat istimewa dalam sejarah hari ini, yaitu saat pandemi Covid-19 melanda dunia. Berdasarkan pengamatan editor, hampir semua penerbitan jurnal, baik itu pada tingkat internasional atau nasional, mengalami kendala selama kondisi Pandemi. Nyaris semua editorial annoucement di penerbit-penerbit jurnal besar menyatakan bahwa kondisi Pandemi mempengaruhi waktu review dan tunggu penulis menjadi lebih panjang. Namun demikian, JPPP berusaha untuk dapat menghadirkan publikasi secara tepat waktu. Pada edisi kali ini juga, perubahan substansial dilakukan dalam tradisi penerbitan di JPPP, yaitu dengan menambahkan catatan editor (Editor's note) sebagai bagian dari publikasi. Hal ini jamak dilakukan pada jurnal-jurnal lain nya baik di dalam maupun di luar negeri.

    Pada edisi kali ini JPPP menyajikan berbagai artikel beragam dan menarik dalam konteks psikologi pendidikan, psikologi kesehatan, industri dan sosial. Artikel pertama dari Jelpa Periantolo yang mengetengahkan tentang validasi skala sikap pada mata pelajaran sains dan matematika. Artikel di bidang psikologi sosial disajikan oleh Putri Swasti Rasmita dan Lisnawati tentang perundungan di dunia maya (Cyberbullying) ditinjau dari gaya kelekatan dan kontrol diri. Sementara dari kajian psikologi industri disumbangkan oleh Zakia Nurul Fitriana dengan artikel nya yang mengulas tentang Organizational Citizenship Behavior (OCB) dalam konteks organisasi sekolah dan status kerja para guru. Sementara pada kajian psikologi kesehatan, artikel dari Yolanda Candra Arintina tentang studi kasus psikoedukasi parenting di Puskesmas Keputih, Surabaya memberikan insight menarik tentang urgensi psikoedukasi berbasis layanan kesehatan masyarakat. Pada kajian psikometri, artikel menarik oleh Dewi Kumalasari memberikan pandangan segar tentang penggunaan analisa faktor dalam mengadaptasi skala resilensi akademik versi Indonesia. Dewi menggunakan pendekatan yang cukup Robust dengan mengkombinasikan model Exploratory Factor Analysis dan Confirmatory Factor Analysis pada data. Sementara artikel tentang bagaimana intensi dan minat wirausaha pada mahasiswa ditinjau dari 5 tipe kepribadian disajikan oleh Erik. Arikel terakhir ditulis oleh Mauna tentang bagaimana dukungan sosial dan resiliensi para orang tua dengan anak berkebutuhan khusus (ABK).

     

  • JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 9 No 1 April 2020
    Vol 9 No 1 (2020)

    JPPP Kembali hadir pada tahun 2020. Edisi ini adalah tahun ke-7 JPPP menyajikan hasil-hasil penelitian dalam bidang psikologi. Pada edisi ini, JPPP menyajikan hasil penelitian-penelitian menarik; seperti yang disajikan oleh Fitri Lestari Issom dan Febi Damayanti tentang bagaimana penting nya komunikasi interpersonal antara siswa dan orang tua mereka untuk menurunkan tingkat agresifitas dalam lingkup sekolah. Hasil penelitian serupa oleh Daniel Reyonald Bungaran dan Ika Yuniar Cahyanti menunjukan efektifitas psikoedukasi untuk mereduksi perilaku agresi di sekolah. Sementara itu Irma Rosalinda dan Lupi Yudhaningrum mengeksplorasi tentang bagaimana dinamika psikologis dan perasaan kesepian pada remaja dapat bermuara pada perilaku self-harm. Hasil penelitian menarik lain nya ditunjukan oleh Yuci Limanago tentang pengaruh model kepribadian dark-triad personality terhadap perilaku korupsi. Hasil penelitian berikutnya oleh Devie Yudianto, Muhammad Khatami, dan Muhammad Fikri tentang bahwa tidak ada nya perbedaan kesejahteraan spiritual ditinjau dari metode pemebelajaran secara daring maupun tatap muka. Penelitian oleh Andria Pragholapati, Rizki Muliani, dan Fita Lia menunjukan penting nya dukungan keluarga dan kemampuan sosial dalam meredam dampak perundungan di lingkup pendidikan. Terakhir, hasil penelitian oleh Fellianti Muzdalifah dan Deasyanti tentang kondisi emosional yang negatif dan fenomena perundungan di sekolah, dimana hasil penelitian mereka menunjukan tidak ada asosiasi signifikan antara pelaku dan korban perundungan dengan kondisi emosional yang negatif.

       
  • JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 8 No 2 Oktober 2019
    Vol 8 No 2 (2019)

    JPPP hadir di penghujung tahun 2019 dengan menghadirkan beberapa penelitian menarik yang dapat memperkaya kajian dan pemahaman kita tentang beberapa fenomena psikologi di sekitar kita. Artikel pertama ditulis oleh Annisa Suci Rahmadani tentang adaptasi skala Standard Progressive Matrices (SPM) dengan melibatkan lebih dari 3000 responden. Artikel berikutnya disajikan oleh Lupi Yudhaningrum tentang Sense of Humor dan rasa bosan (Burnout) pada kelompok Guru di Jakarta Timur. Sementara itu Dwi Kencana Wulan mengindikasikan bahwa program pelatihan karakter kreatif pada mahasiswa sangat bermanfaat bagi pengembangan karakter mahasiswa. Sementara itu Muhammad Walimsyah dan Sitorus Walimsyah menyuguhkan hasil penelitian nya terkait layanan bimbingan konseling pada proses permainan terhadap penerimaan siswa kelas X. Gianti Gunawan menyajikan tentang skala Work Life Balance yang valid dan reliabel. Sementara itu Mauna Ali menunjukan ada nya hubungan antara keterlibatan ibu dan Self-Compassion pada orangtua dengan anak berkebutuhan khusus. Artikel terakhir dari Ernita Zakiah menyajikan tentang efektifitas Behavioural Activation untuk menurunkan gangguan depresi pada mahasiswa.

     

     

     
  • JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 8 No 1 April 2019
    Vol 8 No 1 (2019)

    JPPP hadir kembali pada tahun 2019 melalui Volume 8 di edisi 1. Pada terbitan kali ini JPPP masih menghadirkan hasil-hasil penelitian menarik yang dapat dijadikan referensi dan menambah pengetahuan kita tentang dunia psikologi di sekitar kita. Penelitian pertama oleh Fitri Lestari Issom dan Fianny Aprilia menunjukan tentang pengaruh penting kecerdasan emosi terhadap stress kerja pada para pengajar muda di Gerakan Indonesia Mengajar. Sementara itu Dominikus Situmorang menyajikan tentang bagaimana dinamika fenomena viral di media sosial. Irma rosalinda dan Timothy Michael menyajikan tentang pengaruh harga diri terhadap preferensi pilihan pasangan hidup pada wanita dewasa awal yang menghadapi quarter life crisis. Penelitian tentang efektivitas psikoedukasi manajemen stress pada Lansia di Surabaya disajikan oleh Marsya Rezkita Dewi. Lebih lanjut, Fionna Gracia dan Zarina Akbar menyuguhkan penelitian mereka tentang harga diri dan kecenderungan akan Body Dysmorphic pada remaja. Affan Maulana Ghiffari dan Haiyun Nisa dari NAD menyajikan tentang strategi koping pada pelanggar Qanun Jinayah berdasarkan jenis kelamin pelaku nya. Edisi kali ini ditutup oleh hasil penelitian dari Gumgum Gumelar, Erik, dan Muhammad Alfatih Robanny tentang intensi menyebarkan berita palsu ditinjau dari model kepribadian mahasiswa.