Dukungan Sosial dan Coping Emosional Ibu Tunggal dalam Komunitas Digital Single Moms Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.21009/COMM.035.08Kata Kunci:
Dukungan Sosial, Ibu Tunggal, Komunikasi Empatik DigitalAbstrak
Fenomena meningkatnya jumlah ibu tunggal di Indonesia menegaskan pentingnya ruang dukungan emosional yang aman bagi perempuan yang menghadapi stigma sosial, beban ekonomi, dan tekanan psikologis. Penelitian ini menarik, karena pada penelitian sebelumnya lebih banyak membahas aspek ekonomi dan kesejahteraan, belum mengkaji bagaimana komunikasi empatik digital bekerja sebagai mekanisme dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan memahami pola komunikasi empatik, bentuk dukungan sosial, dan strategi coping emosional dalam komunitas Single Moms Indonesia (SMI) sebagai ruang digital perempuan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 35 anggota komunitas melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi digital. Analisis data dilakukan dengan reduksi, kategorisasi tematik, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebaruan berupa identifikasi bagaimana komunikasi empatik digital menciptakan dukungan emosional, informasional, dan spiritual yang membangun ketahanan psikologis anggota. Komunikasi empatik juga membentuk reframing identity sebagai proses pemulihan kolektif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa ruang digital seperti SMI berfungsi sebagai arena terapeutik bagi ibu tunggal dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam program dukungan psikososial perempuan.
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Rumah Tangga Perempuan Kepala Keluarga di Indonesia. BPS.
Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on Reflexive Thematic Analysis. Qualitative Research in Psychology, 18(2), 136–155.
Chen, L. (2020). Female Informal Workers and Reliance on Digital Support Networks. Journal of Women and Social Economics, 12(3), 44–59.
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, Social Support, and the Buffering Hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2024). Data Perempuan Kepala Keluarga Indonesia. KemenPPPA.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. Springer.
Lin, Y., & Huang, H. (2020). Digital Social Support and Emotional Resilience Among Women in Online Communities. Journal of Computer-Mediated Communication, 25(4), 210–225.
Moore, J., & Ayers, S. (2022). Online Support for Single Mothers: Navigating Emotional and Practical Challenges. Computers in Human Behavior, 129, 107115.
Mousavi, M. (2023). Collective Healing in Women’s Digital Spaces: A Qualitative Analysis. Journal of Social and Personal Relationships, 40(2), 455–472.
Nasution, A., & Lestari, W. (2021). Online Peer Support Groups for Women: Emotional Expression and Digital Connectedness. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(1), 65–80.
Purbaningrum, T., Nurjannah, S., & Aditya, R. (2023). Supportive Climate and Empathic Communication Among Women’s Digital Communities. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 145–160.
Rahmawati, S. (2020). Solidaritas Perempuan Berbasis Pengalaman: Studi pada Ibu Tunggal Urban. Jurnal Sosiologi Reflektif, 14(1), 55–72.
Riess, H. (2020). The Science of Digital Empathy: Enhancing Emotional Connection Online. Journal of Communication in Healthcare, 13(3), 215–223.
Savitri, D. (2020). WhatsApp as a Psychological Support Platform in Indonesian Women’s Communities. Jurnal Komunikasi Nusantara, 2(1), 33–45.
Setiawan, A. (2021). Privacy, Anonymity, and Digital Communication Patterns in Indonesian Online Groups. Jurnal Komunikasi Asia, 7(2), 99–113.
Sudarmanti, N. M., Widiastuti, A., & Lestari, M. (2024). Digital Spaces and Collective Healing in Indonesian Women’s Groups. Jurnal Perempuan Dan Media, 6(1), 11–24.
Suyanto, B. (2019). Strategi Bertahan Hidup Keluarga Miskin dan Perempuan Kepala Keluarga. Prenada Media.
UN Women. (2023). Asian Women and Household Leadership Report. UN Women Asia Pacific.
Walther, J. B. (1996). Computer-Mediated Communication: Impersonal, Interpersonal, and Hyperpersonal Interaction. Communication Research, 23(1), 3–43.
Widjanarko, H. (2020). Komunitas Digital dan Identitas Sosial Masyarakat Urban. Jurnal Media Dan Masyarakat, 9(2), 12–27.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2025-12-28 (3)
- 2025-12-28 (2)
- 2025-12-27 (1)
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Emmy Kuswandari, Tantya Legystania

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this Journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a creative commons attribution licensethat allow others to share the work within an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication of this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangementfor the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g. acknowledgement of its initial publication in this journal).
- Authors are permitted and encouraged to post their work online(e.g. in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published works.
Users/public use of this website will be licensed to CC BY


