Tabu Budaya Perawan dalam Masyarakat Kabupaten Ponorogo

Authors

  • Hanis Tri Hastuti Universitas Sebelas Maret
  • Chattri Sigit Widyastuti Sastra Indonesia, Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.21009/risenologi.101.03

Keywords:

Budaya, Perawan, Tabu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya tabu pada perawan yang terdapat dalam masyarakat di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak libat cakap dengan teknik rekam dan teknik catat. Sementara itu, analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil temuan yang diperoleh yakni didapati 15 tabu budaya pada perawan dalam masyarakat di Kabupaten Ponorogo yang terdiri atas tiga jenis yaitu larangan yang berkaitan dengan hal menakutkan, terhadap hal yang tidak mengenakkan, dan terhadap ketidakpantasan. Jenis paling banyak adalah tabu yang berhubungan dengan ketidakpantasan atau berhubungan dengan masalah kesusilaan. Jenis tabu budaya tersebut paling banyak ditemukan, sebab perempuan khususnya perawan dianggap sebagai simbol kehormatan keluarga sehingga dalam berperilakunya diatur melalui berbagai larangan atau pantangan. Larangan-larangan tersebut berkaitan dengan tindak kesusilaan yang bertujuan untuk menjaga citra dan status perempuan, serta mengontrol perilaku perawan agar sesuai dengan harapan sosial maupun budaya yang berlaku dalam lingkungan masyarakat.

References

Alodokter. (2018a). Pengaruh Nanas Terhadap Kesuburan. https://www.alodokter.com/komunitas/topic/bahaya-nanas

Alodokter. (2018b). Pengaruh Tape Terhadap Kesuburan. https://www.alodokter.com/komunitas/topic/pola-makan-13

Bisma, M. F., Sari, R. P., & Purwandari, G. A. (2021). Budaya Tabu pada Masyarakat Banyumas. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(2), 711–717. https://doi.org/10.34007/jehss.v4i2.731

Chaizir, M. (2021). Tabu Dalam Kehidupan Masyarakat Ingin Jaya Aceh Besar. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 1(2), 119. https://doi.org/10.22373/arj.v1i2.10150

Cordón, L. A. (2024). Totem and Taboo (1913). In Freud’s World. https://doi.org/10.5040/9798400654138.005

Do Subuh, R., & Majid, B. (2019). Ungkapan Tabu dalam Masyarakat Ternate. Tekstual, 17(1), 21. https://doi.org/10.33387/tekstual.v17i1.1794

Fajarini, S. D. (2019). Penerapan Budaya Pamali Dan Adat Istiadat Dalam Kehidupan Masyarakat Kampung Adat Kuta Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Profesional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 6(2), 23–29. https://doi.org/10.37676/professional.v6i2.942

Fajarini, S. D. & Dhanurseto. (2019). Penerapan Budaya Pamali Dan Adat Istiadat Dalam Kehidupan Masyarakat Kampung Adat Kuta Kabupaten Ciamis Jawa Barat. In Jurnal Professional FIS UNIVED (Vol. 6, Issue 2).

Hamilton, M. (2001). The Sociology of Religion Theoritical and Comparative Perspectives,2nded. Routledge.

Humaeni, A. (2016). Tabu Perempuan Dalam Budaya Masyarakat Banten. Jurnal Humaniora, 27(2), 174. https://doi.org/10.22146/jh.v27i2.10585

Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode dan Tekniknya. PT Raja Grafindo Persada.

Mohammad, T. T., Nurlaili, S., & Iqbal, M. (2021). Analisis Diksi Dan Gaya Bahasa Dalam Hikayat Soeltan Atjeh Marhoem (Soeltan Iskandar Muda). Online) Education Enthusiast: Jurnal Pendidikan Dan Keguruan|, 1(2), 113.

Mondolalo, D. (2015). Kajian hermeneutik nilai-nilai kearifan lokal kata-kata falia (tabu) masyarakat Muna. Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan …, 1(November), 170–176. https://ejournal.upi.edu/index.php/RBSPs/article/view/8759

Mutia, R., Rostina, T., & Iqbal, M. (2018). Deskripsi Bahasa Tabu dalam Masyarakat Teunom Kabupaten Aceh Jaya. JIM Pendididikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 103–114.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Purnama, W. M. (2020). Analisis Bahasa Tabu Dalam Tradisi Masyarakat Lombok Di Desa Geres Kecamatan Labuhan Haji. Al-Hikmah: Jurnal Studi Islam, 1(3), 10–21.

Rahman, N. I. Z. (2019). Penggunaan Kata Tabu Di Media Sosial: Kajian Linguistik Forensik. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra Dan Linguistik, 20(2), 120. https://doi.org/10.19184/semiotika.v20i2.13823

Sari, Rosidiana; Purwandari, G. (2024). Tabu Pernikahan Dalam Budaya Banyumas. Kulturistik: Jurnal Bahasa Dan Budaya, Vol. 8, No.

Sholihin, R. (2021). Tabu Perkawinan Dalam Budaya Banjar. Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 20(2), 220–240. https://doi.org/10.18592/al-banjari.v20i2.6252

Subroto, D. E. (1992). Pengantar Metoda Penelitian Linguistik Struktural. Sebelas Maret University Press.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Universitas Sanata Dharma.

Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal. Journal Form of Culture.

Syamsuddin & Damaianti, V. S. (2006). Metode Penelitian Bahasa. PT. Remaja Rosda Karya.

Ullman, S. (1977). Semantics, An Introduction to the Science of Meaning (diadaptasi oleh Sumarsono : Pengantar Semantik). Basil Blackwell : Oxford.

Wijayanti, Yunarti, S., & Harmaningsih, D. (2023). Reinterpretasi Budaya Tabu Pada Perkembangan Musik K-Pop. Ikon --Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 29(3), 278–287. https://doi.org/10.37817/ikon.v29i3.3502

Downloads

Published

2025-07-10