Model Pemberdayaan Berbasis Masjid: Pengolahan Air Wudhu dan Penguatan Kelembagaan Mengatasi Krisis Air Jakarta Utara

Authors

  • Rafiuddin Syam Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta, , Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220, Indonesia
  • Rizky Priambodo Program Studi Ilmu Biologi, Fakultas MIPA Universitas Negeri Jakarta, , Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220, Indonesia
  • Heri Firmansyah Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta, , Jl. Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220, Indonesia
  • Kiyotaka Izumi Saga UniversityFaculty of Natural Science and Engineering, Saga University, 1 Honjo-machi, Saga-city, Saga 840-8502, Jepang

DOI:

https://doi.org/10.21009/sarwahita.231.10

Keywords:

Drinking Water, SDGs 6, Mosque Empowerment, UV-C, Water Purification

Abstract

The clean water crisis in North Jakarta, particularly in the Sunter Jaya area, is worsening due to domestic and industrial waste pollution combined with limited water treatment infrastructure. This article reports a technology-based community service program that converts the ablution (wudhu) water source at Al-Mukhlish Mosque into a supply of ready-to-drink water. An integrated approach combining sedimentation, activated carbon-zeolite adsorption, Reverse Osmosis (RO), and UV-C sterilization was applied to address three problems: limited access to clean water, low community awareness of water recycling, and minimal treatment infrastructure. Implementation followed four stages: (1) socialization through focus group discussions with the mosque board (DKM) and residents; (2) phased technical training; (3) installation of an FRP filter unit at the mosque; and (4) evaluation through water-quality testing and a resident satisfaction survey. The program reduced Total Dissolved Solids (TDS) from 500 mg/L to 50 mg/L, eliminated 99% of pathogenic bacteria including E. coli, and raised the operating skills of 80% of training participants. A water-management group was formed, and affordable monthly maintenance costs (IDR 500,000) support the program's sustainability. The model advances SDG 6 (Clean Water and Sanitation) and offers a replicable, mosque-based approach to the urban clean-water crisis that combines technology, education, and community participation.

References

[KLH] Kementerian Lingkungan Hidup. (2004). Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 200 Tahun 2004 Jakarta Kementerian Lingkungan Hidup.

Bappenas. (2022). Laporan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) Indonesia 2022. Kementerian PPN/Bappenas.

Syam, R., Priambodo, R., Firmansyah, H., Syufrijal, Rahardjo, I. A., Yuninda, N. H., Sari, C., & Putra, R. P. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Sumber Air Wudhu Menjadi Air Siap Minum di Masjid Al-Mukhlish, Jakarta Utara. Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat.

Syam, R., Raharjo, I. A., & Hanifah, N. (2025). Penerapan Sistem Filtrasi Hybrid Zeolit-RO untuk Pengolahan Air Tanah Terkontaminasi Menjadi Air Siap Minum dan Optimalisasi Daur Ulang Air Wudhu di Sunter Jaya. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), SNPPM2025ST-162.

Noriko, N., Nurfadillah, Alamsyah, F., Syah, A. H., Ulum, B., Mailani, L., Alfiah, E., & Nasucha, M. (2021). Ketahanan Keluarga melalui Program Pengolahan Limbah Air Wudhu Berbasis Masjid di DKI Jakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat,

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. (2023). Laporan pemantauan pencemaran sungai di Jakarta Utara. DLH Provinsi DKI Jakarta.

Kemenag RI. (2023). Panduan pengelolaan air wudhu berbasis lingkungan. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Kementerian PUPR. (2021). Studi kualitas air tanah di kawasan pesisir Jakarta Utara. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Nurhasanah, S., & Wijaya, I. (2021). Peran masjid dalam pengelolaan sumber daya air berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(3), 201-215.

PAM Jaya. (2023). Data ketersediaan air bersih di Jakarta Utara tahun 2023. PD PAM Jaya.

Rahman, A., & Hidayat, F. (2022). Pemanfaatan teknologi nanofiltrasi untuk pengolahan air limbah domestik. Jurnal Teknologi Lingkungan, 8(1), 12-25.

Sutrisno, E., & Susanto, T. (2023). Dampak intrusi air laut terhadap kualitas air tanah di wilayah pesisir Jakarta. Jurnal Teknik Lingkungan, 14(2), 45-58.

UNDP. (2021). Sustainable water management in urban areas: Case studies from Southeast Asia. United Nations Development Programme.

WHO. (2022). Guidelines for drinking-water quality (4th ed.). World Health Organization.

Downloads

Published

2026-08-17