Mengenal Sepintas Islam Nusantara

Penulis

  • Ngatawi Al-Zastrouw Pascasarjana STAINU Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.21009/hayula.001.1.01

Kata Kunci:

Islam Nusantara, Muslim Indonesia, usul, furu'

Abstrak

Penelitian ini menjelaskan konsep dasar Islam Nusantara (IN) dan beberapa konsep yang terkait. IN adalah sebuah konsep yang menjelaskan pola pikir dan perilaku muslim Indonesia sebagai refleksi dari cara mereka memahami, mengajar dan melaksanakan ajaran Islam yang memiliki khas Nusantara. IN bukan mazhab baru dalam sejarah Islam. IN berkaitan dengan metode (manhaj) dan cara (kayfiyah) yang digunakan oleh para sarjana Muslim di Nusantara untuk menyebarkan ajaran Islam, sehingga dapat mudah dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat di Nusantara. Selain itu, IN juga menjadi sarana melestarikan validitas dan keabsahan ajaran Islam dengan melindungi prinsip-prinsip dasar  Islam (us}u>l) dan pada saat yang sama membuka kesempatan berkreativitas dalam prinsip bukan fundamental Islam (furu>‘). Dengan demikian, hal itu akan membuat pola pikir, tradisi, budaya dan karakter Islam yang khas Nusantara.

Referensi

Abdurrahman, D. (1998). Pengantar Metodologi Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah. Yogyakarta: IKFA Press.
al-Kubi, S. b. (1432H). Hashiyah ‘ala al-Qaul al-Mukhtar fi> Sharh Gha>yah Al-Ikhtishar(Muhammad bin Qasim al-Ghazzi) (1 ed.). Maktabah Al-Ma’arif.
Baso, A. (2014). Islam Nusanatara: Ijtihad Jenius dan Ijma’ Ulama Nusantara. Tangerang Selatan: Pustaka Afid.
Beras, P. T. (2015). Pokok-Pokok Pikiran Seminar Islam Nusantara. Jombang.
Bizawie, Z. M. (2016). Masterpiece Islam Nusantara: Sanad dan Jejaring Ulama-Santri (1830-1945). Jakarta: Pustaka Compass.
Dahlan, A. (2014). Sejarah Melayu. Jakarta: Kepustakaan Populer Granmedia.
Dahlan, A., & Baso, A. (2014; 2015). Sejarah Melayu. Jakarta: Kepustakaan Populer Granmedia.
Drewes, G. (1969). The Admonitions of Syech Bari (A 16th Century Javanese Muslim Text Attrebute to the Saint of Bonang, Re-edited and Transtated With an Introduction). The Hague: Martinus Nijhoff.
Hasyim, W. (2011). Mengapa Saya Memilih NU. Bandung: Mizan.
Kartodirdjo, S. (1979). Metode-Metode Penelitian. In M. P. Dokumen, & Koentjaraningrat (Ed.).
Mulyono, S. (1975). Wayang: Asal-usul, Filsafat dan Masa Depannya. Jakarta: BP. ALDA.
Muslimdaily.net. (n.d.). Retrieved from http://www.muslimdaily.co/artikel/studiislam/wejangan-agama-dari-era-sekitar-wali-jawa.html
Nasuhi, H. ( 2009). Serat Dewa Ruci; Tasawwuf Jawa Yosodipuro I. Jakarta: Ushul Press dan UIN Jakarta Press.
Nasuhi, H., & Ruci, S. D. (2009). Tasawwuf Jawa Yosodipuro I. Jakarta: Ushul Press dan UIN Jakarta Press.
Nijhoff, T. H. (1969).
Sunyoto, A. (2011). Atlas Wali Songo. Jakarta: Transpustaka.
Syihab, M. A., & Asy’ari, H. S. (1994). Perintis Kemerdekaan ‎Indonesia. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta dan TIP.
Ulum, A. (2011). Ulama-ulama Aswaja Musantara yang Berpengaruh di Negeri Hijaz. Yogyakarta: Pustaka Ulama.
Umam, S. (2005). Pustaka Tokoh Bangsa. Yogyakarta: LKiS.
Wiwoho. (n.d.). Tembang Dakwah Walisongo . Retrieved from http://bwiwoho.blogspot.co.id/2013/04/suluk-tembang-dakwah-walisongo-5-ilir.html.
Zuhri, S. (‎1983). KH. Wahab Chasbullah Bapak Pendiri NU. Yogyakarta: Pustaka Fatahiyah.

Diterbitkan

2017-01-30

Cara Mengutip

Al-Zastrouw, N. (2017). Mengenal Sepintas Islam Nusantara. Hayula: Jurnal Indonesia Studi Islam Multi-Disiplin, 1(1), 1–18. https://doi.org/10.21009/hayula.001.1.01

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.