Typology of Compulsory Will Arrangements in Some Muslim Countries

Penulis

  • Dwi Sri Handayani UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21009/hayula.007.02.02

Kata Kunci:

Wasiat Wajibah, Negara Muslim, Kluster

Abstrak

Tulisan ini bertujuan melihat pengaturan tentang ketentuan dalam pembagian waris di beberapa negara muslim dan mengelompokkan wasiat wajibah menjadi beberapa kluster. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (Library Research) yang menggali data-data berdasarkan data yang sudah ada sebelumnya dengan pendekatan yuridis komparatif (comparative approach) yang akan menjadi pembanding hukum dari negara satu dengan lainnya. Temuan dalam penelitian ini mendeskripsikan dan mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam ketentuan wasiat wajibah di berbagai negara muslim. Persamaan dilihat dari kluster yang dibentuk yaitu terdapat 4 kluster terkait pembagian negara berdasarkan regulasi wasiat wajibah. Kluster pertama yaitu Indonesia dan Kuwait. Kluster kedua yaitu Malaysia, Mesir dan Tunisia. Kluster ketiga yaitu Syria, Yordania, Maroko, dan Suriah. Kemudian terakhir kluster keempat yaitu Pakistan, Turki, Iraq dan Iran. Keempat kluster tersebut memiliki persamaan yang dapat dilihat melalui: 1) ketentuan penerima wasiat wajibah, dan 2) jumlah warisan yang didapatkan. Sedangkan perbedaan terletak kepada beberapa kriteria pengelompokan yaitu 1) berdasarkan hukum islam yang diterapkan negara muslim, 2) kategori penerima wasiat wajibah, 3) persentase pembagian wasiat wajibah, dan 4) persyaratan validitas penetapan ahli waris dan pembagian harta waris. 

Referensi

Abdullah Siddiq. Hukum Warisan Islam Dan Perkembangannya Di Seluruh Dunia Islam. Jakarta: Penerbit Wijaya, 1984.
Ahsan Dawi, SH., SHI., MSI. “Pembaruan Hukum Keluarga Di Turki(Studi Atas Perundang-Undangan Perkawinan),” 2012, 8. https://www.scribd.com/embeds/93300992/content?start_page=1&view_mode=scroll&access_key=key-fFexxf7r1bzEfWu3HKwf.
Ariphia, Meydina Dwi, Fifiana Wisnaeni, Adya Paramita Prabandari, Progrm Studi, Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum, and Universitas Diponegoro. “Perbandingan Pengaturan Pemberian Waris Pada Ahli Waris Non Muslim Di Indonesia Dan Malaysia.” Notarius 12, no. 2 (2019): 883–99. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/notarius/article/download/29133/16792.
Destri Budi Nugraheni, Haniah Ilhami. Pembaharuan Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2014.
Erniwati, Erniwati. “Wasiat Wajibah Dalam Perspektif Hukum Islam Di Indonesia Dan Komparasinya Di Negara-Negara Muslim.” Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan 5, no. 1 (2018): 63–74. https://doi.org/10.29300/mzn.v5i1.1437.
Fadhilah, Naily. “Pembaruan Hukum Waris Islam: Wasiat Wajibah Mesir Dan Relevansinya Dengan Konsep Waris Pengganti Indonesia,” 2021, 51–62.
Fitria, Vita. “Hukum Keluarga Di Turki Sebagai Upaya Perdana Pembaharuan Hukum Islam,” 1951, 1–15. https://media.neliti.com/media/publications/18111-ID-hukum-keluarga-di-turki-sebagai-upaya-perdana-pembaharuan-hukum-islam.pdf.
Habiburrahman. Rekontruksi Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia. Jakarta: KENCANA, 2011..
Hidayati, Sri. “Ketentuan Wasiat Wâjibah Di Pelbagai Negara Muslim Kontemporer.” AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah 12, no. 1 (2012): 81–90. https://doi.org/10.15408/ajis.v12i1.982.
Hisyam Qublan. Washiya Al-Wajibah Fi Al-Islam. Beirut: Mansyurat Bahr al-Mutawassith, 1971.
Jaenudin, Jaenudin. “Penerapan Dan Pembaharuan Hukum Islam Dalam Tata Hukum Turki.” ADLIYA: Jurnal Hukum Dan Kemanusiaan 10, no. 1 (2019): 19–34. https://doi.org/10.15575/adliya.v10i1.5144.
M. Anshar, Mk. Hukum Kewarisan Islam Dalam Teori Dan Praktek. Yokyakarta: Pustaka Pellajar, 2013
Manaf, Syahir. “Pengamalan Wasiat Wajibah Di Mahkamah Syariah Negeri Sembilan Berdasarkan Peruntukan Enakmen Wasiat Orang Islam Negeri Sembilan 2004,” no. March (2020).
Muhamad Asni, Muhammad Fathullah Al Haq, and Jasni Sulong. “Fatwa on Wajibah Will and Unifomity of Provision in the Malaysian States Fatwa.” Al-Qanatir International Journal of Islamic Studies 5, no. 1 (2016): 1–15. http://al-qanatir.com/index.php/qanatir/article/view/42.
Nasrun, Moh., and Sulthon Fathoni. “Positifikasi Hukum Keluarga Di Dunia Muslim Melalui Pembaharuan Hukum Keluarga.” Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 20, no. 01 (2020): 63. https://doi.org/10.32939/islamika.v20i01.568.
Nofiardi. “Wasiat Wajibah Dan Perkembangannya.” Al-Hurriyah 10, no. 1 (2009).
Nor Azlina Abd Wahaba, Norafifah Ab Hamidb, Norajila Che Manc& Rawi Nordind. Faraid Dan Hibah: Persediaan Ke Arah Pencen Hakiki. Physics Today. Vol. 10, 1957. https://doi.org/10.1063/1.3060178.
Rosyid, Maskur. “Kriminalisasi Terhadap Hukum Keluarga Di Dunia Muslim.” Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu Dan Budaya Islam 3, no. 1 (2020): 175–93. http://jurnal.stitalamin.ac.id/index.php/alamin/article/view/48.
Seri Pustaka Yustisia. Kompilasi Hukum Islam. Yogyakarta: Pustaka Widyatama, 2004
Shesa, Laras. “Keterjaminan Kedudukan Dzaul Arham Dalam Kewarisan Islam Melalui Wasiat Wajibah.” Al-Istinbath : Jurnal Hukum Islam 3, no. 2 (2018): 145. https://doi.org/10.29240/jhi.v3i2.615.
Syafi‟i. “Wasiat Wajibah Dalam Kewarisan Islam Di Indonesia” 02 (2017): 119–30. https://media.neliti.com/media/publications/271167-wasiat-wajibah-dalam-kewarisan-islam-di-48def31a.pdf. Tafsir Web. “Surat Al-Baqarah Ayat 180.” tafsirweb.com, n.d. https://tafsirweb.com/681-surat-al-baqarah-ayat-180.html.
Tafsir Web. “Surat Al-Baqarah Ayat 180.” tafsirweb.com, n.d. https://tafsirweb.com/681-surat-al-baqarah-ayat-180.html.
Tohir Muhammad. Familli Law Reform in the Moeslem Word. Bombai, 1972.
Tri Nugroho, Ishak, Muhammad Akbar, and Suhri Hanafi. “Perkembangan Perundang-Undangan Hukum Keluarga Muslim Di Mesir ( Studi Wasiat Wajibah Di Mesir).” Familia: Jurnal Hukum Keluarga 1, no. 1 (2020): 1–20. https://doi.org/10.24239/familia.v1i1.1.
Umar Faruq Thohir. “Pembaharuan Hukum Waris Islam Di Turki.” Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam 5, no. 2 (2019): 181–201. https://doi.org/10.36835/assyariah.v5i2.121.
Wajdi, F. (2020). Transnational religious movement. Routledge International Handbook of Religion in Global Society.
Yusuf Somawinata. “Wasiat Wajibah; Konsep Dan Pelaksanaannya Dalam Hukum Positif Di Indonesia,” n.d.
Yasin Yusuf Abdillah, S.H.I., M.H. “Perbandingan Penerapan Hukum: Konsep Wasiat Wajibah Antara Kompilasi Hukum Islam Indonesia Dengan Enakmen Negeri Selangor Malaysia” 4, no. 1 (2016): 1–23. https://badilag.mahkamahagung.go.id/artikel/publikasi/artikel/konsep-wasiat-wajibah-antara-kompilasi-hukum-islam-indonesia-dengan-enakmen-negeri-selangor-malaysia-oleh-yasin-yusuf-abdillah-s-h-i-m-h-2-1.

Diterbitkan

2023-07-30

Cara Mengutip

Handayani, D. S. (2023). Typology of Compulsory Will Arrangements in Some Muslim Countries. Hayula: Jurnal Indonesia Studi Islam Multi-Disiplin, 7(2), 143–160. https://doi.org/10.21009/hayula.007.02.02

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.